Hindari Artikel Narasi, Cobalah Artikel Listicle!

Hindari Artikel Narasi, Cobalah Artikel Listicle

Pada era digital dengan perkembangan informasi yang cepat, mendorong minat pembaca milenial untuk lebih memilih artikel listicle dibandingkan artikel narasi. Hal ini dikarenakan pembaca milenial memiliki waktu yang terbatas dan memiliki banyak pilihan artikel yang dapat dibacanya.

Sebagai konten kreator, tentu kita ingin menarik sebanyak – banyaknya pembaca bukan? Karena itu, cobalah untuk menuliskan artikel listicle. Sistematika tulisan yang ringkas dan menggugah rasa penasaran pembaca membuat tulisan kita lebih digemari. Cocok untuk membantu meningkatkan engagement konten kita.

Apa pengertian artikel listicle?

Artikel listicle adalah tulisan yang disusun berdasarkan poin – poin yang saling berkesinambungan. Sangat berbeda sekali dengan artikel narasi yang disusun menggunakan paragraf yang panjang. Artikel ini berfokus pada memberikan informasi secara singkat dan menarik pembaca. Kita tidak bisa mengharapkan informasi detail dalam tulisan ini.

Jenis tulisan ini identik dengan nomor pada judul artikelnya. Hal ini menggambarkan kepada pembaca mengenai informasi apa yang akan mereka dapatkan. Bagi pembaca yang menginginkan banyak rekomendasi, mereka akan memilih artikel ini. Contohnya ketika hendak mencari tahu tempat wisaya apa yang cocok mereka kunjungi.

Menggugah rasa penasaran pembaca

Adanya angka mampu membuat pembaca bertanya-tanya seperti, “ternyata banyak ya tempat wisata di kota malang?”, “apakah font ini termasuk 5 font yang kurang pas ya buat bikin microblog?” dan pertanyaan sejenis lainnya. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, akan memunculkan rasa penasaran, hingga mendorong mereka untuk membaca artikel.

Pemberian subjudul dengan kata-kata yang sensasional semakin menggugah afeksi pembaca. Pembaca akan semakin merasa tertarik dan semakin relate dengan pembahasan. Dengan demikian, artikel akan terus dibaca hingga akhir, serta tak jarang artikel dibagikan di media sosial. Hal ini membantu konten kita menjadi viral.

Simpel dan menarik

Sebagai pembuat artikel, tuntutan kecepatan dan kualitas menjadi hal yang harus dipertimbangkan. Dengan menulis artikel listicle kita hanya memerlukan outline tulisan lalu mengembangkan menjadi kata – kata yang sensasional. Sehingga kita tidak perlu menulis deskripsi yang panjang. Penggunaan gambar akan membantu menjelaskan maksud poin yang ditulis.

Selain membantu kreator untuk menghasilkan tulisan dengan cepat dan berkualitas. Artikel listicle juga membantu pembaca untuk lebih merasa nyaman ketika membaca. Mereka tidak perlu berhadapan dengan kata-kata yang rumit dan paragraf yang panjang. Adanya gambar membantu pembaca untuk lebih santai ketika membaca tulisannya.

Cara menyusun artikel listicle

Menyusun artilek listicle tidaklah sulit. Yang harus diperhatikan pertama kali sebelum menulis adalah pesan apa yang hendak disampaikan kepada pembaca. Apakah kita ingin memperingatkan pembaca, apakah kita ingin menunjukkan keunggulan suatu barang, atau kita ingin menunjukkan beberapa alternatif destinasi wisata?

Setelah memahami pesan yang hendak disampaikan, pilihlah diksi yang menggelitik benak. Salah satu triknya adalah menunjukkan suatu kesalahan, karena berdasarkan riset orang – orang lebih tertarik terhadap kesalahan dibandingkan pencapaian. Dengan demikian kita akan memanfaatkan kata negatif untuk konten positif. Contohnya “5 kesalahan fatal saat mendesain”.

Cara terakhir adalah dengan menambahkan gambar – gambar ilustrasi yang menarik. Kita bisa mendapatkan gambar dari berbagai sumber. Mulai dari dokumentasi pribadi, web penyedia gambar gratis, atau kita menyewa seorang ilustrator. Semakin menarik gambar yang kita berikan, semakin orang betah berlama – lama pada artikel kita.

Setelah memahami karakteristk artikel listicle seperti diatas, tentu semakin yakin bahwa mencoba menjauhi artikel narasi menjadi pilihan yang tepat untuk menggait pembaca milenial. Saat ini kita dihadapkan pada era kecepatan informasi, kecepatan informasi menjadi keunggulan kompetitif. Dengan demikian, kebutuhan atas artikel listicle pun semakin bertambah.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *