Malioboro Pusat Belanja Sekaligus Destinasi Wisata Kota Jogjakarta

Malioboro Pusat Belanja Sekaligus Destinasi Wisata Kota Jogjakarta

Jika anda berniat untuk berlibur di kota Jogja, pasti destinasi yang satu ini menjadi hal yang wajib di kunjungi bila berwisata ke kota Jogja. Malioboro, pasar atau pusat berbelanja tradisional dan modern terbesar dan terpanjang di kota Gudeg ini.

Dikatakan tradisional sebab banyak sekali pedagang kaki lima mulai dari angkringan ,pecel lele , pedagang asongan dan pedagang kecil-kecilan yang membuka lapak di pinggir pertokoan dan Mall yang ada di sepanjang jalan Malioboro.

Tidak hanya para pedagang toko dan mall, disamping itu terdapat juga gedung-gedung pemerintahan, bank dan terdapat juga salah satu dari lima istana negara di Indonesia yang disebut Gedung Agung di ujung jalan Malioboro. Di depan Gedung Agung berdiri patung Pahlawan Indonesia di dalam bangunan Monumen Serangan Umum 1 maret.

Monumen Serangan Umum 1 maret ini biasanya pada bulan maret akan di adakan public space atau acara kesenian dan hiburan untuk umum. Seberang jalan Monumen ada gedung Kantor Pos Indonesia. Yang menarik dari gedung kantor Pos ini adalah bangunan nya yang sangat kental dengan bangunan jaman penjajahan Belanda. Di samping Gedung kantor pos ada Gedung bank yang terkenal juga akan bangunan petilasan Belanda.

Adapun fasilitas yang menunjang letak strategis Malioboro adalah dekat dengan Rumah Sakit PKU MUHAMMADIYAH yang letak nya tidak jauh dari jalan Malioboro. Sebelah timur ada Taman Pintar, atau taman hiburan rekreasi untuk siswa yang mengedukasi sains dengan cara bermain.

Di selatan malioboro ada Keraton Yogyakarta, yang dibuka untuk wisata umum dengan jam kunjung tertentu. Wisata di keraton lebih kepada edukasi sejarah Keraton Jogja dan para Sultan atau Raja Jogja dari jaman dahulu sampai saat ini.

Kendaraan tradisional kota Jogja pun lalu lalang menawarkan kepada para pelancong di sekitaran Malioboro. Yang paling iconic adalah Andong, kereta yang ditarik oleh satu atau dua kuda dengan penumpang maximal empat orang.

Atau becak kereta tanpa kuda , di kayuh dengan sepeda yang penumpang nya hanya muat dua orang saja. Dan banyak juga sekarang sepeda untuk di sewa sekitar malioboro. Jaman dulu Jogja dikenal dengan kota sepeda, namun lambat laun seiring bertambah canggih nya alat transportasi sepeda mulai berkurang di ganti dengan motor. Sehingga sebutan Jogja kota sepeda perlahan mulai hilang.

Banyak sekali acara pemerintah kota Jogja atau swasta yang di adakan juga di sepanjang malioboro. Biasanya pada hari minggu jalanan malioboro ditutup untuk kendaraan yang melintas, dan di isi oleh acara senam Bersama atau jalan sehat.

Pada hari-hari besar pun, malioboro selalu jadi destinasi untuk para warga Jogja dan pelancong nya. Sepertis perayaan Tahun Baru Masehi, Tahun baru China, acara Takbiran dan Ulang Tahun Jogja pun pasti Malioboro mengadakan acara. Jangan sampai terlewatkan liburan dan berbelanja souvenir kota Jogja di Malioboro.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *