Kesepian Messi dan Keterpurukan Barcelona

Kesepian Messi dan Keterpurukan Barcelona

Mega bintang Barcelona Leo Messi merasa kesepian setelah sengkangnya Luis Suarez ke Atletico Madrid. Luis Suarez yang merupakan sahabat karib serta rekan Messi dilapangan harus meninggalkan Klub FC.

Barcelona setelah kedatangan pelatih Ronald Koeman, sejak kedatangannya ke Barcelona beberapa bulan lalu Ronald Koeman menyatakan bahwa tidak akan memakai Luis Suarez dan akan menggantikannya dengan pemain yang lebih muda.

Selain itu Messi dibuat marah dikarenakan sikap Dewan direksi Barcelona yang tidak menghargai Luis Suarez, “Anda tidak pantas untuk diperlakukan seperti ini, anda adalah sejarah penting bagi klub dan tidak seharusnya anda keluar dengan diperlakukan seperti yang mereka lakukan kepada anda” (instagram:@leomessi) sahut Messi di instagram pribadinya.

Dengan hengkangnya Luis Suarez tentunya membuat Messi merasa kesepian dan sempat beredar rumor bahwasannya Messi ingin meninggalkan Barcelona, banyak rumor yang beredar bahwa Messi ingin berlabuh Di Manchester City namun, hal itu dibantah oleh presiden Barcelona yang menyampaikan “Messi selalu menyatakan keinginan mengakhiri kariernya di Barcelona” kata Bartomeu seperti dilansir Sportskeeda, dengan rumor rumor yang beredar tentunya ini menjadi bukti bahwa Leo Messi menjadi terpuruk dan merasa kesepian.

Hal tersebut juga dibuktikan oleh performanya dilapangan akhir akhir ini, Jumlah tendangan yang dibuat oleh Lionel Messi saat bermain selama 90 menit pada awal musim 2020-2021 ialah 3,6. Sedangkan pada 450 menit musim 2018-2019 adalah 5,6 dan pada waktu musim 2019-2020 adalah 5,0.

Hal tersebut menunjukan bahwa Messi mengalami performa yang buruk dibanding panda musim sebelumnya, faktor yang membuat Messi mengalami performa yang buruk dikarenakan selain umur ialah sebab kepergian Luis Suarez, bintang Barcelona itu masih belum menunjukan performa apiknya meski telah berpartner dengan Antonie Griezman dan kawan kawan.

Messi selalu menjadi tumpuan serangan tim FC.Barcelona hal ini membuat Barcelona mudah ditebak permainannya, hal tersebut membuat Barca di peringkat 5 klasemen Liga Spanyol musim 2020-2021 tertinggal oleh musuh bebuyutannya yaitu Real Madrid dan Atletico Madrid.

Dengan keadaan tim FC.Barcelona saat ini membuktikan bahwa tak-tik yang diterapkan oleh Ronald Koeman masih belum dapat berjalan lancar, seperti dilansir oleh PANDITFOOTBAL.COM bahwa skema 4-2-3-1 Philippe Coutinho diplot sebagai gelandang serang. Kepergian Luis Suarez membuat Messi diberi peran false nine. Antoine Griezmann dan Ansu Fati mengisi posisi sayap.

Sementara Frenkie De Jong dan Sergio Busquets menjadi double pivot. Seperti gaya permainan Barcelona yang sering melakukan serangan dari sisi kiri melalui Jordi Alba dan melakukan umpan tarik, tentunya dengan hal tersebut Barca menjadi mudah ditebak oleh lawannya karena terlalu kesering melakukan serangan melalui umpan tarik Jordi Alba, hal ini perlu dibenahi untuk kedepannya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *